Tak berapa lama lagi akan datang Ramadhan yang mulia. Bulan penuh berkah yang dinanti-nanti umat. Bulan penuh ampunan dan dilipatgandakannya pahala pada setiap amalan. Sudah sepantasnya kita sambut bulan istimewa ini dengan kesiapan baik lahir maupun bathin.
Untuk itu, perkenankanalah bhowo untuk mengucapkan maaf lahir dan bathin kepada Anda semua atas segala kealpaan dan kekhilafan.
Semoga predikat muttaqien dapat kita raih pada Ramadhan kali ini dan senantiasa meningkat dari hari ke hari. Dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua. Amiin.
Wednesday, September 12, 2007
Sunday, August 19, 2007
telpon gratis
Telpon gratis? Siapa yang nggak mau. Secara persaingan antaroperator telpon seluler semakin seru. Semakin banting-bantingan harga. Konsumen jadi lebih diuntungkan. Bukan diuntungkan sih sebenernya. Untung mah kalo gratis hehehe :D Tapi ya bisa dikatakan semakin dibikin happy -nggak pake salma- dengan semakin turunnya tarif telpon. Nah, saudara-saudara... kemaren dapet invite-an dari temen. Sebenernya sekarang udah males ng-approve invite-an social network yang bejibun. Yah, secara banyak accountku yang terlantar dan nggak keurus. Bahkan sampe pada lupa user ama passwordnya :( Trus iseng aja aku tanya ama temenku yang invite tadi. Jaxtr. Apa itu? Ooo... ternyata itu fasilitas untuk nelpon gratis. Telpon gratis? -lagi- Akhirnya subscribe.
Menggunakan layanan dari jaxtr, pengguna dapat menerima panggilan dari rekan-rekan dalam jaringan online dan disambungkan ke nomor telpon yang telah didaftarkan. *Langsung dari hape saya :p* Dan asyiknya lagi, di sini kita bisa menentukan siapa-siapa aja yang boleh menghubungi. Pokoknya dengan jaxtr bisa memangkas mahalnya biaya sambungan internasional. Nah bagi yang punya sodara yang jadi TKI bisa ngirit tuh :p
Udah dech, pokoknya gini, meski kamu nggak tau nomor telponku, pesen kamu bakalan nyampe ke kupingku... InsyaAllah :)
So, just...
now, OK!! ;)
Menggunakan layanan dari jaxtr, pengguna dapat menerima panggilan dari rekan-rekan dalam jaringan online dan disambungkan ke nomor telpon yang telah didaftarkan. *Langsung dari hape saya :p* Dan asyiknya lagi, di sini kita bisa menentukan siapa-siapa aja yang boleh menghubungi. Pokoknya dengan jaxtr bisa memangkas mahalnya biaya sambungan internasional. Nah bagi yang punya sodara yang jadi TKI bisa ngirit tuh :p
Udah dech, pokoknya gini, meski kamu nggak tau nomor telponku, pesen kamu bakalan nyampe ke kupingku... InsyaAllah :)
So, just...
Friday, August 17, 2007
Tujuh Belasan

Perayaan tujuh-belasan. Sudah pasti, tadi malam begitu banyak acara yang diselenggarakan masyarakat. Mulai dari poskamling, perempatan jalan, balai desa, balai kota, gedung pertemuan, dlsb. Tak ketinggalan pula yang ada di rumah, kos-kosan, kontrakan, kantor (?) juga pada punya acara lek-lekan. Ada yang mengistilahkan sebagai acara tujuh-belasan, tirakatan, dan tadi aku denger sebuah istilah baru yang belum ada dalam kamus keseharianku. Apa itu? Plenthon. Apa lagi tuh? Definisi sebenernya sih aku kurang tahu, tapi dari keterangan temenku bikin aku jadi senyum-senyum aja. Gampangnya gini, kalo tirakatan itu semestinya -katanya- penuh dengan kekhusyukan dalam mengenang perjuangan para pahlawan, mensyukurinya dengan mengisinya dengan sesuatu yang berarti dan bermanfaat *halah* nah kalo plenthon tuh cuman seneng-seneng aja. Makan-makan aja. Terkait masalah apa manfaat dari acara begituan -bukannya aku yang sok cuek- terkadang heran juga dengan keadaan masyarakat negara ini. Apalagi kalo sampe ada yang merayakan dengan mabuk-mabukan. Nggak komen dech...
M E R D E K A ! ! !
M E R D E K A ! ! !
Wednesday, August 15, 2007
e-mailku numpuk
11111 e-mail yang masih blom kubuka. Pilih2 khan emang perlu to. So, nggak semua e-mail yg masuk bakalan aku baca. Meski bukan spam, tapi kalo dilihat dari subjectnya aja udah gak penting2 amat, rasanya ada hal lain yang perlu dibaca :)
Thursday, July 05, 2007
pasang navbar lagi
Secara pengguna Blogger Cukup lama blogku ini tampil menawan tanpa navbar. Menyenangkan memang, tampilan jadi lebih 'bersih' dan terasa lega. Alasan menyembunyikan navbar dulu adalah karena tidak adanya kecocokan warna navbar dengan warna template yang saya gunakan. Tapi, di saat ramai dibahas tentang legal-ilegalnya menyembunyikan sesosok navbar, maka dengan ini saya nyatakan untuk memasang kembali navbar saya. Yah, selama ini saya menggunakan tag noembed ... yang mengapit tag body. Tag tersebut cukup efektif dan sangat sederhana -setidaknya bagi saya ;)-. Cara lain yaitu dengan menambahkan script
#navbar-iframe {
height: 0px;
visibility: hidden;
display: none;
}
di mana saja di antara tag head. Bisa juga dengan menambahkan script
#navbar-iframe{opacity:0.0;filter:alpha(Opacity=0)}
#navbar-iframe:hover{opacity:1.0;filter:alpha(Opacity=100, FinishedOpacity=100)}
di manapun di antara tag head.
Subscribe to:
Posts (Atom)